Jakarta — Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) memberikan apresiasi kepada AKBP Wikha Ardilestanto atas penunjukannya sebagai Kapolres Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya. Penunjukan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam penyegaran struktural di tubuh Polri.
Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim menilai keputusan Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang menunjuk AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Kepulauan Seribu merupakan bentuk penyegaran struktural yang positif. “Penunjukan ini adalah bagian dari penyegaran struktural di tubuh Polri yang tentunya kami sambut baik,” ujar Rizqi dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Dalam surat tersebut, AKBP Wikha Ardilestanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Bogor diangkat menjadi Kapolres Kepulauan Seribu. Sementara itu, AKBP Arfan Zulkan Sipayung yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditreskrimsus Polda Metro Jaya diangkat menjadi Kapolres Bogor.
AKBP Wikha Ardilestanto resmi menjabat Kapolres Kabupaten Bogor per 24 Juni 2025 hingga Oktober 2026. Ia merupakan lulusan Akpol tahun 2007 dan alumni PTIK tahun 2015. Sepanjang kariernya, ia dikenal memiliki rekam jejak cemerlang, salah satunya pernah mendapat penghargaan sebagai polisi teladan se-Jawa Timur dalam peringatan HUT ke-72 Bhayangkara pada 2018 lalu.
Rizqi Fathul Hakim menambahkan bahwa rekam jejak AKBP Wikha Ardilestanto selama memimpin Polres Bogor menunjukkan komitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat dan penegakan hukum. “Kami melihat kapasitas dan integritas beliau sudah teruji. Selama di Bogor, banyak program inovatif yang berdampak langsung pada masyarakat,” jelasnya.
Selama menjabat Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mencatat berbagai prestasi, di antaranya meraih Pemimpin Daerah Awards 2026 untuk kategori Pelayanan Publik atas inovasi program Rumah ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah). Program bedah rumah bagi warga kurang mampu tersebut telah merenovasi 21 unit rumah hingga Agustus 2026. Selain itu, ia juga menerima penghargaan Detikjabar Awards 2025 sebagai Tokoh Bhayangkara Inovasi Pembangunan.
Di bidang penegakan hukum, AKBP Wikha Ardilestanto berhasil mengungkap sindikat peredaran merkuri hampir seberat 1 ton yang dipasok untuk aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kabupaten Bogor. Ia juga menegaskan komitmen penyidikan kasus dugaan gratifikasi dan jual-beli jabatan ASN di lingkungan pemerintah daerah, serta menindak tegas tiga personel Polres Bogor yang terlibat narkoba hingga diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).
“Kepemimpinan AKBP Wikha Ardilestanto sangat humanis dan dekat dengan masyarakat maupun personel kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Bogor. Beliau Sangat aktif dan sering terjun langsung bersentuhan dengan masyarakat dan personel kepolisian dari jajaran polres hingga polsek yang bahkan sudah lama tidak dikunjungi kapolres. Kepemimpinan, keteladanan, aktif, dan humanis melekat pada beliau,” tegas Rizqi.
Kinerja AKBP Wikha Ardilestanto dalam pemberantasan narkoba juga tercatat signifikan. Pada periode Januari hingga Mei 2026, Polres Bogor membongkar 113 kasus narkoba dengan 155 tersangka ditangkap dan barang bukti senilai Rp3 miliar. Polres Bogor menempati peringkat kedua di Jawa Barat untuk pengungkapan kasus narkoba, dengan estimasi menyelamatkan sekitar 50.000 orang dari bahaya narkoba.
Selain itu, pada periode Mei hingga Juli 2026, sebanyak 74 kasus peredaran gelap narkoba diungkap dengan 95 tersangka dan 1.068.900 butir obat keras tertentu diamankan. Tidak hanya itu, pengungkapan kasus pengoplosan gas elpiji di wilayah Sukaraja, Cileungsi, Rumpin, Tanjungsari, Pamijahan, Ciampea, dan Gunung Putri berhasil mengamankan 15 tersangka dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp12,5 miliar hingga Rp13,2 miliar.
“Deretan prestasi tersebut menjadi bukti kapabilitas AKBP Wikha Ardilestanto dalam memimpin dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Rizqi.
Rizqi Fathul Hakim berharap penunjukan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Kepulauan Seribu dapat membawa angin segar bagi wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan keamanan tersendiri. “Kepulauan Seribu punya tantangan unik, terutama terkait keamanan wilayah perairan dan pelayanan publik yang harus menjangkau pulau-pulau. Kami yakin beliau mampu beradaptasi dan berinovasi,” tuturnya.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, PB INSPIRA optimistis AKBP Wikha Ardilestanto dapat melanjutkan pengabdian terbaiknya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. “Kami mendoakan agar amanah baru ini dapat dijalankan dengan baik, membawa manfaat bagi masyarakat Kepulauan Seribu, dan semakin mengharumkan nama Polri,” pungkas Rizqi.












